Persamaan Matematika untuk Wanita

Teman saya, Argya, berhasil menemukan sebuah Hukum Persamaan yang menjelaskan tentang wanita (women). Berikut adalah Hukum Matematika untuk Wanita yang dikemukakan oleh Argya.

I. to get the women, you must sacrifice time and money
we1

II. time is money
we2

III. money is the root of all problems
we3

IV. use the substitution method
wefinal

Hahaha, sebuah ide yang jenius. Ya, tapi menurut saya persamaan itu tidak selalu tepat. Tidak semua wanita adalah masalah, tergantung bagaimana kita memandang dan menanggapinya.

Add comment Oktober 11, 2009

Selamat Hari Batik!

Hari ini, 2 Oktober, telah ditetapkan sebagai Hari Batik dalam rangka menyambut pengakuan UNESCO (benerkan?) atas batik sebagai warisan budaya Indonesia. Presiden Indonesia pun menghimbau masyarakat untuk berpakaian batik pada hari ini. Dan waw, saya melihat batik dimana-mana. Batik is everywhere! Rasa bangga dan kagum terbesit di benak saya. Betapa agung dan indahnya Indonesia. Namun, saya juga berpikir, apakah hal ini akan bertahan seterusnya? Semoga bisa. BTW, saya juga pake batik loh, ya walaupun batik sekolah, tapi yang penting batik.

batik

batik

Menurut wikipedia, Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “nitik”. Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Jadi kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB. UNESCO menunjuk batik Indonesia sebagai mahakarya warisan budaya manusia pada 2 Oktober 2009.

batik garutan motif "merak ngibling"

Nah, segitu saja informasi yang saya copy-paste dari wikipedia. Oke, mari kita lestarikan budaya indonesia, tidak hanya batik, tapi semua kekayaan budaya Indonesia. Tunjukan rasa cintamu pada negeri!

Selamat Hari Batik! Happy Batik Day!

1 comment Oktober 2, 2009

Ophi A Bubu, The Rising Star

Hai semua, sudah lama saya tidak meng-update blog ini. Langsung ke pokok masalah aja ya. Belakangan ini jagad dunia maya dihebohkan oleh salah satu penghuninya yang mendadak menjadi sorotan publik. Hah? Siapa?

Dia adalah Ophi A Bubu, seorang siswi SMA dari Banyuwangi dan kepopulerannya terdengar hingga Bandung Raya. Ia adalah salah seorang pengguna facebook yang sering menulis notes kreatif dan inspiratif serta mengguncang dunia maya (lebay juga ya). Bagi yang belum tahu, coba saja search di facebook. Pasti ketemu. Oke, saya jelaskan mengapa Ophi begitu sangat terkenal. Ophi terkenal gara-gara notesnya yang begitu rumit untuk dibaca kebanyakan orang. Saya copy deh salah satu notesnya.

Judul : TaKe mE 2 yOuR hEaRtZzz??????????????????

cXnK qMoh tO cKiDnAAAAaaaAaAaaaa…….

m_tHa apOn YoH………………
qoH tLuZ”aN uCHA bWaD tTeP qEqEUh cXnK qMo……….

bUD„„„„„„„„„,
hUhuHuHfTFTf………….. ..
cIa” adJA…………………

shIt????????????
maYbe???????????????

ckIdDDdddDDDd„„„„„„, „„„„„„„„„„„„„ „„
pGEn qOh tO bLanK……………………..
U bLOkE mY hEaLtH!!!!!!!!!!!!!!!

i tHinK…………….
it’Z DISGUSTING vOiCE………………..
anDeE………………….
adJA g2 dRe wAL……………..
qTaH gAg mKeN dIEM”aN gNe tOh???!?@??@?@??@@?@?

Itulah salah satu hasil karya sastra Ophi. Dilihat dari notes tersebut, beberapa dari anda pasti tahu mengapa notes Ophi dapat mengguncang dunia maya. Ya, karena (maaf) alay.

Oke, kita menyinggung kembali masalah alay. Untuk mengetahui pengertian dan ciri-ciri alay, bisa di baca di salah satu postingan saya yang saya copy dari teman saya.

Mungkin sebagian dari kita kurang menyukai alay. Saya pun demikian. Saya kurang suka alay karena berbagai alasan, salah satunya karena tulisannya itu loh, bikin pusing. Karena banyak yang kurang menyukai alay, maka bermunculanlah group-group anti alay yang mengkampanyekan pebersihan facebook dari orang-orang alay.

Menurut saya, seharusnya kita tidak boleh menjauhi atau membasmi orang alay. Bagaimana masalahnya kalau orang alay itu adalah salah satu teman atau mungkin saudara kita? Makanya, yang harus kita jauhi dan basmi itu bukan orangnya tapi SIFAT alay. Jadi saya mengajak kepada anda semua, jangan jauhi orang alay. Sebaliknya, kita rangkul mereka dan nasihati secara baik-baik dan penuh rasa kasih sayang (mulai deh bahasanya) supaya orang yang kita sayangi tidak terjerat dalam jerat alay.

Satu lagi saran, hati-hati jika anda hendak menyadarkan orang alay. Berdasarkan pengalaman saya, mereka itu mamiliki sensitifitas yang cukup tinggi loh. Jadi usahakan agar anda tidak menyinggung perasaannya.

18 comments Oktober 2, 2009

Catatan Akhir Ramadhan

Huah, bulan puasa ini saya kurang produktif nih. Blog sampai terlantar gini. Hmm, bulan Ramadhan akan segera berakhir, ga kerasa ya padahal baru kemarin kita memasuki bulan penuh berkah ini. Sebanarnya saya sedih. Kenapa sedih? Ya karena kualitas iman dan ibadah saya tahun uni terasa menurun (astagfirullah). Biasanya saya selalu mendapatkan feel berbeda ketika bulan Ramadhan. Tapi ramadhan tahun ini saya tidak mendapatkan feel itu entah mengapa. Entah karena sekarang saya stress karena sudah kelas 3 SMA, atau karena iman saya yang agak down. Entahlah, yang pasti selama sebulan kebelakang saya berusaha meningkatkan kembali keimanan saya. Semoga bisa meningkat dari sebelumnya.

Seperti yang telah disebutkan tadi, Ramadhan tahun ini bagi saya tidak lebih bagus dari Ramadhan tahun lalu. Saya menyesal banyak membuang waktu di bulan Ramadhan tahun ini. Saya pun tak bisa berbuat banyak di saat-saat terakhir Ramadhan. Ya Allah, semoga saya bisa bertemu kembali dengan Ramadhan tahun depan dengan keimanan yang sudah ter-upgrade. Amin.

Add comment September 19, 2009

Malaysia Kembali Berulah

OH MY GOD! Tadi saya nonton berita di Trans TV. Ada sebuah berita yang bikin saya naik pitam. Bagaimana tidak, Negara Tetangga Tak Tahu Malu kembali berulah. Dia mencantumkan TARI PENDET sebagai salah satu budaya Malaysia. Astagfirullah! Udah jelas-jelas seluruh jagad raya tahu kalau tari pendet itu asli dari Bali – Indonesia.

Ini bukanlah ulah yang pertama. Malaysia telah beberapa kali “MENCURI” kebudayaan Indonesia. Belum lama ini, Malaysia berulah dengan mengklaim Reog Ponorogo, yang kemudian diganti namanya menjadi Tari Barongan, sebagai budaya Malaysia. Tak hanya itu, Malay dengan tidak tahu malu-nya memakai lagu Rasa Sayange dalam salah satu iklan promosi pariwisatanya. Tidak cukup sampai disitu, ada Angklung, Batik, dan Wayang Kulit yang juga DICURI oleh Negara Tetangga Tak Tahu Malu itu.

Tidak hanya budaya, pulau-pulau milik Indonesia di perbatasan pun tak luput dari aksi pencurian. Sebut saja Pulau Sipadan dan Ligitan, serta Ambalat yang sampai saat ini diperebutkan. Belum lagi kasus-kasus penganiayaan yang dialami oleh para TKI di negeri jiran. Wah wah wah, semakin banyak saja ulah si Malay ini!

Saya sebagai Warga Negara Indonesia merasa marah melihat kondisi seperti ini. Ingin rasanya berbuat sesuatu. Namun apa daya, saya hanya rakyat biasa, bukan siapa-siapa. Saya hanya bisa berharap kita semua, bangsa Indonesia, bersatu padu menjaga keutuhan NKRI dan melestarikan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Jangan sampai kita kecolongan lagi. Cukup sampai disini.

Pemerintah Indonesia juga jangan diem aja. Ayolah, apa susahnya sih mempatenkan semua budaya Indonesia? Kenapa setiap ada kejadian seperti ini, Indonesia terkesan pasrah, tak ada langkah tegas yang diambil. Ayolah, beranilah bertindak tegas! Tunjukan cakarmu yang tajam wahai Garuda! Lakukan hal yang berani demi membela bangsa!

Kita juga sebagai warga negara yang baik harus ikut serta dalam menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Jangan cuma bertindak kalau sudah kecolongan. Ayo kita berperan aktif melestarikan budaya daerah kita masing-masing. Jangan malu atau gengsi, budaya kita keren-keren dan tidak ada duanya loh. Tuh lihat, Malay aja sirik sama kita.

Ayo Indonesia! Terbanglah Garudaku!

1 comment Agustus 21, 2009

Next Posts Previous Posts


Profil Facebook

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Bercuap-cuap di Twitter

Arsip

Komentar Terakhir

Muhamad Husen Ali di Tentang Alay Lagi
gadis di Tentang Alay Lagi
Muhamad Husen Ali di Ophi A Bubu, The Rising S…
Anggilani di Ophi A Bubu, The Rising S…
ia di Ophi A Bubu, The Rising S…

Boleh Dicoba

Tulisan Teman

Topik Pembicaraan

17 agustus alay angklung apotek mini august rush batik Budaya cibadak dokter drama musikal dr hartanto Film freddy highmore ghibli hayao miyazaki indonesia jepang jerawat j melo joe hisaishi jonathan rhys meyer kampungan kesehatan kiroro kulit lagu lomba makan kerupuk malaysia merah putih merdeka mirai e movie Nasionalisme nhk ophi a bubu osar pendet pusaka rasmia rowawi sail bunaken spirited away tari upacara wayang

Buku Favorit

Jepun Negerinya Hiroko - Nh Dini; Arigatou Nippon - Vivi Silfia C.; Summer in Seoul - Ilana Tan; Winter in Tokyo - Ilana Tan; Jinja no Miko - Alamanda Hindersah; Norwegian Wood - Haruki Murakami; Harry Potter 1-7 - J.K. Rowling; Twilight - Stephenie Meyer; New Moon - Stephenie Meyer; Eclipse - Stephenie Meyer; Breaking Dawn - Stephenie Meyer; Kite Runner - Khaleed Hosseini;

Lagu Favorit

K - Only Human (OST 1 Litre of Tears); Heart of Planet - Kokoro no Wakusei (OST Law of Ueki); Chrisye - Matahari (OST Badai Pasti Berlalu); Toshiro Masuda - Wind (OST Naruto); Anggun - Mimpi; Aditya Sofyan - Adelaide Sky; Do As Infinity - Fukaimori (OST Inuyasha); Sarasa Ifu - Curriculum (OST Moyashimon); Rie Fu - Live is Like a Boat (OST Bleach); Nidji - Laskar Pelangi (OST Laskar Pelangi); Sherina - Better Than Love; Phill Collins - I'm on My Way (OST Brother Bear); Phill Collins - Great Spirit (OST Brother Bear); Afgan - Sadis; Disney - A Whole New World; Celine Dion - Prayer;

Film Favorit

One Litre of Tears (Japan); Denias : Senandung di Atas Awan; Jewel in The Palace (Korean); Korosagi (Japan); Shabake (Japan); Laskar Pelangi Charlie and The Chocolate Factory; Twilight; Narnia : The Lion, The Witch, and The Wardrobe; Ayat-ayat Cinta; Wall-E; Doraemon; Brother Bear; Avatar, The Legend of Aang; Memoirs of A Geisha;