Spirited Away
Juli 2, 2009
Chihiro dan kedua orang tuanya sedang dalam perjalanan menuju rumah baru mereka di pinggiran sebuah kota kecil. Karena ingin cepat sampai, ayahnya memutuskan untuk mengambil jalan pintas melewati jalan sempit dan terjal di hutan. Setelah melewati jalanan terjal, mobil akhirnya berhenti di mulut sebuah terowongan kecil. Karena mobil tidak bisa masuk, akhirnya orang tua Chihiro memutuskan untuk masuk ke terowongan dengan berjalan kaki. Chihiro yang awalnya tidak mau masuk, terpaksa harus ikut orang tuanya karena ia takut dengan patung misterius yang ada di depan mulut terowongan.
Keluar dari terowongan, Chihiro dan orang tuanya disuguhi pemandangan padang rumput yang indah serta bangunan-bangunan tua. Mereka berpendapat bahwa itu adalah sebuah tempat rekreasi yang tidak terawat. Rasa penasaran membuat mereka pergi menjelajahi tempat itu. Setelah melewati sungai yang hampir kering, mereka menemukan sebuah kota kecil yang penuh dengan restoran dan kafe. Di salah satu toko tersedia berbagai macam makanan yang mengundang selera, tetapi anehnya tidak ada satu orang pun yang menjaga restoran tersebut.
Ayah dan Ibu Chihiro yang merasa lapar dan tergoda pun memakan makanan tersebut.Chihiro yang takut dan penasaran pergi menjelajahi kota dan sampailah ia di depan sebuah bangunan termegah di kota itu. Ketika ia menyebrangi jembatan menuju rumah itu, ia bertemu seorang pria berpakaian kuil (ga tau apa namanya) bernama Haku. Pemuda itu menyuruh Chihiro pergi dari tempat itu karena malam sudah tiba. Chihiro yang ketakutan karena orang tuanya berubah menjadi babi yang gemuk berusaha lari dari kota yang kini berubah dan dipenuhi oleh roh-roh yang bergentayangan. Namun ia tidak bisa pergi karena sungai yang tadinya kering telah berubah menjadi sebuah sungai yang besar penuh air.
Haku kemudian membawa Chihiro ke bangunan megah tadi untuk meminta pekerjaan agar Chihiro bisa bertahan hidup di sana. Chihiro pun akhirnya bekerja di sana yang merupakan hotel dan pemandian -resort- bagi para dewa dan roh-roh di Jepang. Maslah demi masalah pun dihadapi Chihiro dan Haku. Chihiro yang mencintai Haku, pergi ke tempat Zeniba, saudara kembar Yubaba yang merupakan penyihir sekaligus pemilik “resort” itu. Chihiro pergi untuk menyelamatkan Haku yang hampir meninggal.Apakah Chihiro bisa kembali ke dunianya? Bagaimana nasib Haku? bagaimana nasib kedua orang tua Chihiro? Tonton saja sendiri
hehehe
Satu lagi maha karya dari Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli, Spirited Away. Spirited Away menurut saya lebih seru daripada Howl’s Moving Castle yang sudah saya tonton sebelumnya. Ceritanya lebih seru dan kompleks. Hayao Miyazaki berhasil membawa kita ke dunia imajinasi yang sangat liar dan unik. Kualitas cerita, gambar, dan sountracknya bagus sekali. Sama seperti Howl’s Moving Castle, saya juga tergila-gila dengan soundtracknya. Wah, memang film-film produksi Studio Ghibli benar-benar keren sekali!
Entry Filed under: Film. Tag: ghibli, hayao miyazaki, joe hisaishi, osar, spirited away.
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

1.
Fafa | Juli 26, 2009 at 20:24
wah.. ini film yg ditonton anak NK pas bioskop NK. Filmnya bagus. keren! drpd howl sy lbh suka ini ^^
2.
Si Andi | Oktober 28, 2009 at 16:43
Hihihi, film tahun 2001 tuh. Baru nonton mas?
Saya malah ngoleksi soundtrack2nya Ghibli lngkap. Hehe…
3.
Muhamad Husen Ali | Oktober 28, 2009 at 17:44
iya nih
maklum lah, saya kan dari kampung. jadi ga begitu update dengan film-film baru