Archive for Februari, 2009

Terima Kasih

Pas turbud kemaren, pas malam angkatannya, pas waktu tuker kado, saya dapet celengan kuda nil. Terima kasih.

Photobucket

3 comments Februari 28, 2009

Reportase : Konser Orkestrasi Angklung VII

The Venue Concert Hall menjadi saksi bisu kemegahan Konser Orkestrasi Angklung VII (KOA VII) yang digelar oleh Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3). Konser angklung berskala besar ini adalah yang ke tujuh kalinya dalam rangkaian Konser Orkestrasi Angklung. Konser kali ini mengambil tema cinta universal. Dalam konser ini KPA3 membawakan berbagai repertoar-repertoar terbaik sepanjang masa.

Konser yang dihadiri oleh Bapak Gubernur Jawa Barat beserta keluarganya ini terbagi dalam dua verse. Lagu Gone With The Wind yang merupakan salah satu lagu dalam Medley Cinema Amoroso menjadi pembuka konser ini. Selanjutnya, masih dalam Medley Cinema Amoroso, KPA3 memainkan berbagai lagu soundtrack film-film romantis dari mulai Moon River hingga Ayat-ayat Cinta. Setelah itu, lagu Biru dan L.O.V.E mengalun mengiringi orang-orang yang sedang berdansa di panggung dan dilanjutkan dengan lagu Juwita Malam.

Seluruh tim keluar meninggalkan panggung dan Tim Angklung Chamber Orkestra (ACO) masuk. ACO ini adalah sebuah inovasi baru di KPA3 dimana tim yang bermain angklung hanya terdiri dari 15 orang saja. Tim ACO memainkan lagu Andai Ia Tahu, Tak Sebebas Merpati, dan Untukku yang masing-masing dimeriahkan dengan tarian geisha, tarian pita, dan tarian jawa.

Memasuki sesi Under The Moonlight, tim yang terdiri dari siswa kelas 2 (termasuk saya) masuk kembali. Dalam sesi ini, tim dt1 memainkan lagu Claire de Lune dan Yue Liang Dai Biao Wo De Xin yang masing-masing diiringi oleh puisi berbahasa Perancis (dibacakan oleh Hugo) dan Cina (dibacakan oleh Martha Viona Sentosa). Selajutnya tim ini memainkan Nessun Dorma dan Nirmala yang masing-masing diiringi penyanyi Eldiansyah Denir Lubis dan Evie Nurfidianti serta violist Eko Manalu. Saat sebelum memainkan lagu Nessun Dorma, sang penyanyi sempat terjatuh dari panggung karena kondisi panggung yang gelap. Tetapi sang penyanyi dapat kembali bernyanyi dengan baik dan mengeluarkan suara emasnya. Selesailah verse 1 : “Meretas Batas, The Journey of Love”.

Verse 2 : “Merengkuh Waktu, Rasa Cinta” dimuali dengan Chamber Choir dari Cholocate Rain Male Singer (Imam Bambang Bayeri kristianto, Nur Fuad Tsabit Imanana, Eldiansyah Denir Lubis, dan Jimmu Merari). Selanjutnya tim dt2 dan dt3 memainkan lagu Broken Vow serta I Have Nothing dan disambung dengan Disney Love medley yang terdiri dari 8 lagu soundtrack film-film disney. Kemudian dilanjutkan dengan lagu Yang Terbaik Bagimu.

Menjelang sesi Dalam Hati Manusia, tim dt1 masuk bergabung dengan dua tim lainnya. Sesi ini dimulai dengan dt3 yang memainkan Homme, medley lagu The Long And Winding Road serta Takkan Terganti yang diiringi Burhanudin Sutisna dan Eldiansyah Denir Lubis sebagai penyanyi. Lalu Anggia Utami Dewi bersama Poppy Drei bernyanyi mengiringi dt2 memainkan lagu My Valentine dan Hanya CInta Yang Bisa dalam rangkaian lagu Elle. Dalam rangkaian Due, dt1 memainkan lagu Way Back Into Love dan Something Stupid.

Tak terasa konser sudah memasuki sesi terakhir, sesi Agape. Sesi Agape terdiri dari medley lagu Usah Kau Lara Sendiri, Stand Up For Love, The Greatest Love Of All, dan Kemenangan Hati yang diiringi oleh kelima penyanyi dalam KOA VII. Selesai memainkan lagu terakhir, penonton bertepuk tangan dan meminta encore. Setelah beberapa saat, KPA3 pun memainkan lagu Cintaku dan Mahadaya Cinta yang menjadi penutup Konser Orkestrasi Angklung VII.

Acara ini terseleggara atas dukungan dari Wall’s, PT Perkebunan Nusantara VIII, Unilever, Bank Mandiri, Nestle, Slai O’Lai, Permen Kiss, BNI 46, Mustika Ratu, Pemerintah Kota Bandung, PDAM Kabupaten Bandung, The Venue Concert Hall, dan para donatur yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Media partner KOA VII adalah Oz FM Bandung, Rase FM, KLCBS, CBL, STV Bandung, Metro TV, 99ers Magazine, Grey Magazine, Harian Seputar Indonesia, Media Indonesia, dan Skaters.

1 comment Februari 18, 2009

Terkena Virus Kangen

Membaca tulisan Riska Azizah berjudul “bersyukurlah”. Saya juga merasakan hal yang sama (meski tak semuanya sama). Saya anak kost, tinggal jauh dari orang tua. Saya kadang iri kepada teman-teman saya yang tinggal dengan orang tuanya.

Mereka bisa mencium tangan ayah ibu setiap pagi, bisa dibuatkan sarapan hangat setiap pagi,  tidak sendirian saat hujan di malam hari, tiap pulang sekolah ada manusia yang menantimu dirumah, tidak perlu bingung mau makan apa malam ini, bisa minta dibuatkan bekal makan siang, tidak terjebak diruangan 4×3 meter, hanya berjarak sejengkal dari orangtua mereka, dan mereka yang tinggal seatap dengan keluarga.

Akan tetapi, tidak sedikit diantara mereka yang tidak bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah Tuhan berikan kepada mereka. Padahal saya menginginkan seperti mereka. Bisa bertemu ibu setiap hari.

1 comment Februari 15, 2009

Persona Non Grata

Halo semua, sudah lama saya tidak menulis lagi di blog ini. Akhir-akhir ini saya disibukkan dengan persiapan menjelang Konser Orkestrasi Angklung VII yang akan diadakan pada tanggal 14 Februari 2009. Setiap hari dipenuhi latihan, ga ada waktu untuk menyentuh dunia maya. Tapi sekarang, mumpung punya waktu satu jam sebelum latihan, saya mau nulis sesuatu di blog saya ini.

Sebenernya banyak ide-ide yang muncul untuk saya tuliskan di blog. Tapi sekarang ide-ide itu menguap, lenyap, sirna, menghilang entah kemana. Saya pun bingung. Jadinya mau nulis tentang apa? Ya sudah lah, saya tulis saja kejadian yang sedang hot di kelas saya.

Persona Non Grata, istilah yang saya ketahui saat belajar materi Hubuangan Internasional, berarti orang yang tidak disukai. Setiap orang (mungkin) memiliki orang atau sesuatu yang tidak ia sukai, begitu juga saya. Saya memiliki sekitar 3 orang yang saya tidak kurang sukai di sekolah. Ya, walaupun mungkin saya juga tidak disukai oleh orang lain. Saya mungkin terlalu berlebihan sampai-sampai memiliki 3 persona non grata. Awalnya ya, saya berfikir seperti itu. Tapi belakangan ini (sejak sebelum bulan puasa kemarin tepatnya), hampir semua teman-teman sekelas, teman-teman sesama anak kost, hampir semua memiliki persona non grata yang sama dengan saya. Saya jadi berpikir lagi. Lho, kok semua orang sepenadapat dengan saya ya? Apa salah para persona non grata tersebut, sampai-sampai mereka kurang disukai banyak orang.

Saya pun menanyakan alasan mereka (teman-teman sekelas, red.). Dan bisa dibayangkan, mereka semua memiliki alasan yang sama. Belakangan ini malah, teman-teman sekelas saya sering menyindir, mengejek, mengintimidasi para persona non grata yang sekelas dengan saya. Tapi anehnya, para persona non grata itu malah diam saja, tidak merubah hal-hal yang membuat mereka dijauhi oleh orang lain. Saya tidak habis pikir, mengapa mereka tidak introspeksi diri? Padahal mungkin mereka tahu kalau mereka dijauhi, mereka dikucilkan dari pergaulan. Saya kesal dengan perilaku mereka yang menurut saya makin menjadi-jadi. Tapi dibalik kekesalan saya, saya juga merasa kasihan melihat mereka dijauhi.

Tulisan ini ditulis bukan untuk membuka aib ketiga persona non grata ataupun teman-teman yang lain. Saya hanya menyuarakan pendapat saya mengenai peristiwa yang saya lalui. Saya juga ingin meminta maaf apabila selama ini saya sering berbuat kesalahan. Maaf ya semua.

Add comment Februari 11, 2009


Profil Facebook

 

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Bercuap-cuap di Twitter

Arsip

Komentar Terakhir

dian di Selamat Hari Jadi
dian di Info : Seleksi Pertukaran Pela…
ayu novianti di Ophi A Bubu, The Rising S…
beni brodjo di Resensi Film,, Baru aja di…
icha di Oshin

Boleh Dicoba

Tulisan Teman

Topik Pembicaraan

17 agustus alay angklung apotek mini august rush batik Budaya cibadak dokter drama musikal dr hartanto Film freddy highmore ghibli hayao miyazaki indonesia jepang jerawat j melo joe hisaishi jonathan rhys meyer kampungan kesehatan kiroro kulit lagu lomba makan kerupuk malaysia merah putih merdeka mirai e movie Nasionalisme nhk ophi a bubu osar pendet pusaka rasmia rowawi sail bunaken spirited away tari upacara wayang

Buku Favorit

Jepun Negerinya Hiroko - Nh Dini; Arigatou Nippon - Vivi Silfia C.; Summer in Seoul - Ilana Tan; Winter in Tokyo - Ilana Tan; Jinja no Miko - Alamanda Hindersah; Norwegian Wood - Haruki Murakami; Harry Potter 1-7 - J.K. Rowling; Twilight - Stephenie Meyer; New Moon - Stephenie Meyer; Eclipse - Stephenie Meyer; Breaking Dawn - Stephenie Meyer; Kite Runner - Khaleed Hosseini;

Lagu Favorit

K - Only Human (OST 1 Litre of Tears); Heart of Planet - Kokoro no Wakusei (OST Law of Ueki); Chrisye - Matahari (OST Badai Pasti Berlalu); Toshiro Masuda - Wind (OST Naruto); Anggun - Mimpi; Aditya Sofyan - Adelaide Sky; Do As Infinity - Fukaimori (OST Inuyasha); Sarasa Ifu - Curriculum (OST Moyashimon); Rie Fu - Live is Like a Boat (OST Bleach); Nidji - Laskar Pelangi (OST Laskar Pelangi); Sherina - Better Than Love; Phill Collins - I'm on My Way (OST Brother Bear); Phill Collins - Great Spirit (OST Brother Bear); Afgan - Sadis; Disney - A Whole New World; Celine Dion - Prayer;

Film Favorit

One Litre of Tears (Japan); Denias : Senandung di Atas Awan; Jewel in The Palace (Korean); Korosagi (Japan); Shabake (Japan); Laskar Pelangi Charlie and The Chocolate Factory; Twilight; Narnia : The Lion, The Witch, and The Wardrobe; Ayat-ayat Cinta; Wall-E; Doraemon; Brother Bear; Avatar, The Legend of Aang; Memoirs of A Geisha;